Cari disini

Krambilan

Kategori: Klasifikasi dan Morfologi Tumbuhan
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Krambilan
Berikan nilai untuk postingan ini

Mengenal Tanaman Krambilan

Tanaman krambilan adalah jenis tumbuhan terna atau tumbuhan dengan batang lunak tidak berkayu. Tanaman ini termasuk kedalam famili Oxalidaceae dan banyak tumbuh di pulau Jawa pada ketinggian antara 900-1200 m dpl. Tanaman ini biasanya juga digunakan sebagai tanaman hias.

Sama halnya dengan Putri malu (Mimosa pudica), selebaran krambilan mampu bergerak cepat (menutup/layu) dalam menanggapi rangsangan mekanis seperti sentuhan. Namun kelayuan ini hanya bersifat sementara. Sebab setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.

Tanaman dengan nama ilmiah Biophytum sensitivum (L.) DC. ini juga merupakan salah satu tanaman obat tradisional. Dimana dikethaui dapat bermanfaat sebagai peluruh air seni, obat kejang otot, dan penyubur kandungan.

Penelitian yang dilakukan oleh Pasaribu (2004) menunjukkan bahwa infusa krambilan yang diberikan pada tikus betina terbukti mampu meningkatkan kadar 17-â estradiol, memperbanyak jumlah folikel serta menambah tebal dari endometrium. Hal ini diduga karena tanaman obat ini memiliki kandungan saponin, yang tergolong dalam steroid serta senyawa flavonoid dan tanin.

Klasifikasi dan Morfologi Krambilan
Krambilan

Klasifikasi dan Morfologi

Nama Ilmiah
Biophytum sensitivum D C.
Nama Daerah
Papua: Rumput kebar
Melayu: Daun hidup
Sunda: Ki payung kalapaon
Jawa: Tengah Krambilan
Ternate: Golofino
Halmahera: Gogiolo
Klasifikasi
Kerajaan: Plantae
Divisi: Spermatophyta
Sub divisi: Angiospermae
Kelas: Dicotyledonae
Bangsa: Geraniales
Suku: Oxalidaceae
Marga: Biophytum
Jenis: Biophytum sensitivum D C.
Morfologi
Habitus: Herba, tinggi 5-20 cm.
Batang: Bulat, tak bercabang, merati muda.
Daun: Majemuk, menyirip, dalam roset batang, anak daun empat sampai sepuluh pasang, ujung tumpul, bertepi rata, pangkal tumpul, tangkai 5-20 mm, hijau.
Bunga: Majemuk, pada ujung batang, kelopak + 5 mm, bertaju lima, ungu, mahkota ± 5 mm, kuning dengan ujung merah.
Buah: Kotak, bulat, kecil, hijau.
Biji: Kecil, masih muda putih setelah tua coklat.
Akar: Tunggang, coklat.
Kandungan
Tanaman krambilan mengandung saponin, flavonoida dan tanin.
Manfaat
Herba ini berkhasiat sebagai peluruh air seni dan sebagai obat otot kejang. Untuk obat peluruh air seni dipakai herba krambilan ± 20 gram, dicuci. direbus dengan 2 gelas air selama 20 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Klasifikasi dan Morfologi Krambilan

Sumber referensi:

Sumber gambar:

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.