Cari disini

Kina Merah

Kategori: Klasifikasi dan Morfologi Tumbuhan
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kina Merah
Berikan nilai untuk postingan ini

Mengenal Tanaman Kina Merah

Kina merah adalah genus dari sekitar 25 spesies dalam keluarga Rubiaceae. Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah dan Selatan yang dikenal sebagai tanaman obat karena kandungan kina yang tinggi pada kulitnya. Tanaman kina merupakan semak besar atau pohon kecil dapat tumbuh setinggi 10 meter.

Tanaman dengan nama ilmiah Cinchona Pubescens ini termasuk dalam salah satu dari 100 organisme paling invasif di dunia. Hampir tidak ditemukan adanya herba, gulma dan anakan pohon lain yang hidup diantara serasahnya. Oleh karena itu tanaman ini berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bioherbisida terhadap gulma.

Manfaat kina merah yang paling populer adalah untuk obat malaria, obat demam dan penambah nafsu makan. Selain itu tanaman ini juga bermanfaat untuk detoksifikasi, influenza, disentri, diare, dan tonik.

Klasifikasi dan Morfologi Kina Merah
Tanaman Kina Merah

Klasifikasi dan Morfologi

Nama Ilmiah
Cinchona Pubescens
Nama Lain
Dalam bahasa Spanyol: Cascarilla, cinchona
Dalam bahasa Portugis: quina-do-amazonas, quineira
Klasifikasi
Kingdom: Plantae
Subkingdom: Viridiplantae
Infrakingdom: Streptophyta
Superdivision: Embryophyta
Division: Tracheophyta
Subdivision: Spermatophytina
Class: Magnoliopsida
Superorder: Asteranae
Order: Gentianales
Family: Rubiaceae
Genus: Cinchona
Species: Cinchona pubescens Vahl
Morfologi
Habitus: Pohon, tinggi ± 17 m.
Batang: Berkayu, bulat, coklat kehijauan.
Daun: Tunggal, lonjong, hampir bulat, tepi rata-ujung dan pangkal tumpul, panjang 15-35 cm, lebar 9-23 cm, pertulangan menyirip, masih muda hijau setelah tua merah.
Bunga: Majemuk, bentuk bintang, tangkai 5-11 cm, putih kekuningan, kelopak bertaju lima, bagian pangkal menyatu, hijau, benang sari lima, tangkai sari putih, kepala sari coklat, putik hijau, mahkota bentuk tabung, ujung membesar, coklat muda.
Buah: Kotak, lonjong, keras, coklat muda.
Biji: Kecil, hitam,
Akar: Tunggang, coklat keputih-putihan.
Kandungan
Kulit batang kina merah mengandung senyawa aleopati, alkaloida, saponin, flavonoida dan politenol.
Manfaat
Kulit batang kina berkhasiat sebagai obat malaria, obat malaria, obat demam, detoksifikasi, obat influenza, obat disentri, obat diare, tonik, dan penambah nafsu makan. Untuk obat malaria dipakai ± 2 gram serbuk kulit batang kina, diseduh dengan 1 gelas air matang panas setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Ekstrak kulit batangnya memiliki kandungan senyawa aleopati yang dapat dimanfaatkan sebagai bioherbisida terhadap gulma (Cyperus Rotundus).
Klasifikasi dan Morfologi Kina Merah

Sumber referensi:

Sumber gambar:

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.