Cari disini

Kemiri

Kategori: Klasifikasi dan Morfologi Tumbuhan, Tanaman Obat
Pohon Kemiri
Berikan nilai untuk postingan ini

Mengenal Tanaman Kemiri

Kemiri (Aleurites moluccana) merupakan tanaman rempah yang termasuk dalam suku kastuba-kastubaan atau Euphorbiaceae. Tanaman ini dapat tumbuh tinggi hingga 25 hingga 30 meter yang memiliki struktur batang, daun, bunga, buah, biji dan akar. Tanaman kemiri banyak tumbuh di daerah tropis namun belum diketahu secara pasti asal-usulnya.

Nama Lain Kemiri

AcehKereh
GayoKemili
BatakHambiri, kembiri, gambiri
MinangkabauBuah kareh, dama
SundaMuncang
JawaDèrèkan, pidekan, miri
MaduraKamèrè, komèrè, mèrè
BaliKameri
SumbaKawilu
MakasssarSapiri
BugisAmpiri, pelleng
GorontaloBintalo dudulaa
TernateSakete
BuruHagi
BanjarKaminting
LampungKemiling
BelitungKumbè
Nama Lain Kemiri

Klasifikasi Kemiri

KerajaanPlantae
DivisiMagnoliophyta
KelasMagnoliopsida
OrdoMalpighiales
FamiliEuphorbiaceae
GenusAleurites
SpesiesAleurites moluccana
Klasifikasi Kemiri

Morfologi Kemiri

HabitusPohon, tinggi 25-30 m.
BatangTegak, berkayu, permukaan banyak lentisel, percabangan simpodial, pada batang sebelah atas terdapat tonjolan bekas melekatnya tangkai daun, coklat.
DaunTunggal, berseling, lonjong, tepi rata, bergelombang, ujung runcing, pangkal tumpul, pertulangan menyirip, permukaan atas licin, bawah halus, panjang 18-25 cm, lebar 7-11 cm, tangkai silindris, panjang 10-15 cm, hijau.
BungaMajemuk, bentuk malai, berkelamin dua, diujung cabang, tangkai silindris, panjang 2-3, 5 cm, hijau kecoklatan, kelopak lonjong, permukaan bersisik rapat, hijau, benang sari jumlah 5-8 buah, tangkai sari bulat, merah, kepala sari bentuk kerucut, merah, putik bulat, putih, mahkota putih.
BuahKotak, bulat telur, beruas-ruas, panjang ± 7 cm, lebar ± 6,5 cm, masih muda hijau setelah tua coklat, berkeriput.
BijiBulat, berkulit keras, berusuk atau beralur, diameter ± 3,5 cm, berdaging, berminyak, putih kecoklatan.
AkarTunggang, coklat.
Morfologi Kemiri
Tanaman Kemiri
Tanaman Kemiri

Dalam perdagangan antar negara, tanaman ini dikenal dengan nama candleberry, Indian walnut, serta candlenut. Sedangkan pohonnya disebut dengan varnish tree atau kukui nut tree. Dimana bagian bijinya diekstrak dan menghasilkan minyak yang digunakan sebagai bahan campuran cat.

Tanaman ini merupakan tanaman resmi negara bagian Hawaii. Pada masa kuno, kemiri yang disebut dengan nama kukui digunakan untuk menghasilkan cahaya dengan cara dibakar. Selain itu kemiri yang dibakar biasanya dicampur dengan pasta dan garam untuk membuat poke tradisional Hawaii.

Sementara itu di Tonga bijinya yang sudah matang dijadikan pasta dan juga dijadikan sebagai sabun dan sampo. Biji tersebut menghasilkan minyak yang juga biasa dipakai sebagai bahan bakar untuk menyalakan lampu pelita di malam hari.

Di Indonesia sendiri bijinya sering diolah dan digunakan dalam berbagai masakan nusantara. Seperti di pulau Jawa biasanya biji kemiri dijadikan sebagai saus kental yang dimakan dengan sayuran dan nasi. Secara tradisional tanaman ini sudah digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Biji kemiri yang dibakar akan menghasilkan minyak yang biasa digunakan untuk menyuburkan rambut serta menumbuhkan kumis dan jenggot. Selain itu minyaknya juga digunakan sebagai obat diare dengan cara mengoleskan minyak tersebut di sekitar pusar. Kulit batangnya juga digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati diare dan disentri. Sementara itu di Jepang, kulit kayunya digunakan untuk obat tumor.

Manfaat Kemiri untuk Kesehatan

Tanaman ini mengandung senyawa penting senyawa penting yang dapat berguna dalam bidang kesehatan. Daging biji, daun dan akar tanaman ini mengandung saponin, flavonoida dan polifenol. Di samping itu daging bijinya mengandung minyak lemak dan pada korteksnya mengandung tanin. Kandungan tersebut memiliki manfaat secara medis yakni sebagai berikut.

Menyuburkan Rambut dan Mengatasi Ketombe

Bijinya memiliki kandungan minyak yang cukup tinggi yang biasa kita kenal dengan nama minyak kemiri. Minyak tersebut mengandung asam linoleat yang dapat menyuburkan rambut.

Asam linoleat bermanfaat untuk menjaga kesehatan membran sel di kulit kepala, membantu dalam pembentukan sel-sel rambut dan meningkatkan nutrisi. Kandungan tersebut juga dapat mengoptimalkan penyerapan bahan-bahan pada produk perawatan rambut.

Sedangkan kandungan asam gamma-linolenat bermanfaat untuk mengembalikan kelembaban secara alami sehingga dapat mengatasi ketombe. Minyak tersebut juga memiliki efek regeneratif yang sama pada rambut dan kulit kepala.

Menyehatkan Kulit

Manfaat kemiri yang selanjutnya yakni dapat membuat kulit tampak lebih sehat dan bercahaya. Minyak kemiri cocok untuk kulit kering, kusam, dan menua karena mengandung senyawa antioksidan penting yang berasal dari vitamin A, C, dan E.

Antioksidan mampu melindungi kulit serta mencegah kerusakan sel kulit akibat radikal bebas. Selain itu minyak kemiri dapat menembus dan meresap pada kulit dengan mudah dan membuatnya terasa halus dan lembut.

Sementara itu kandungan asam linoleat dan asam alfa-linolenat bermanfaat untuk mengatasi gangguan kesehatan kulit. Kandungan tersebut bermanfaat untuk mengatasi eksim, kulit pecah-pecah, kulit terbakar matahari atau sunburn, hingga kulit pecah-pecah.

Memperkuat Sistem Imunitas

Manfaat kemiri lainnya yang patut kita kenali yakni memperkuat sistem imunitas tubuh. Sama seperti tanaman rempah lainnya, kemiri juga juga mengandung antioksidan yang dapat membantu sistem imunitas tubuh. Sistem imun yang kuat berarti tubuh kita dapat terlindungi dari risiko terhadap berbagai penyakit kronis akibat radikal bebas.

Menyehatkan Pencernaan

Manfaat yang selanjutnya yakni dapat membantu memperlancar proses pencernaan makanan dalam perut. Mengonsumsi kemiri dapat membantu membuat buang air besar (BAB) menjadi lebih lancar dan teratur. Hal ini dikarenakan tanaman ini mengandung serat serta dapat bertindak sebagai pencahar ringan.

Itulah tadi informasi mengenai nama lain, kalsifikasi, morfologi dan manfaat kemiri yang patut kita kenali. Semoga informasi yang kami sajikan ini dapat menambah wawasan serta dapat berguna bagi kita bersama.

Sumber referensi:

Sumber gambar:

1 comment

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *