Cari disini

Kampis Tiongkok

Kategori: Klasifikasi dan Morfologi Tumbuhan, Tanaman Obat
Kampis Tiongkok
Berikan nilai untuk postingan ini

Mengenal Tanaman Kampis Tiongkok

Kampis Tiongkok (Hernandia nymphaeifolia) atau dikenal juga dengan sebutan kampis cina, kemiri cina atau bengkak. Tanaman ini merupakan tanaman anggota suku Hernandiaceae yang biasa tumbuh di hutan pantai atau di rawa-rawa pantai.

Dalam bahasa Inggris tanaman ini dikenal dengan sebutan Lantern Tree lantaran bentuknya yang menyerupai lampion (lentera Tiongkok. Di Indonesia tanaman kampis cina ini juga dikenal dalam berbagai bahasa yakni sebagai berikut.

Nama Daerah Kampis Tiongkok

MelayuKampe
SundaBinong, kampis, kampak
JawaKemiren, bĕngkak, brĕndala
HalmaheraNauma lako, nawoko ma lako
TernateNyalako
TidoreNyalau
SimeulueHapo-hapo
ManadoKampé, mata ikan
Nama Daerah Kampis Cina

Klasifikasi Kampis Cina

KerajaanPlantae
DivisiSpermatophyta
Sub divisiAngiospermae
KelasDicotyledoneae
BangsaRanales
SukuHernandiaceae
MargaHernandia
JenisHernandia nymphaeifolia.
Klasifikasi Kampis Cina

Morfologi Kampis Cina

HabitusPohon, tinggi ± 15 m.
BatangTegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, putih kotor.
DaunTunggal, tersebar, lonjong, panjang 15-22 cm, lebar 9-11 cm, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, pertulangan menyirip, hijau.
BungaMajemuk, bentuk malai, dalam satu malai terdapat dua bunga jantan di pinggir dan bunga betina di tengah, di ketiak daun, mahkota 8 helai, benang sari empat, kepala sari bulat, putik bentuk gada, putih,
BuahKotak, bulat, hijau.
BijiBulat, pipih, coklat.
AkarTunggang, kuning kecoklatan.
Morfologi Kampis Tiongkok
Kampis Tiongkok

Pohon kampis cina dapat tumbuh hingga ketinggian 15 meter lebih. Memiliki batang berkayu serta memiliki buah yang menyerupai lampion (lampu Tiongkok). Tanaman ini dapat ditemukan dengan mudah di daerah pinggiran pantai.

Kampis cina atau kampis tiongkok biasanya dimanfaatkan untuk membuat perkakas ringan seperti terompah kayu, gagang kipas, papan tulis, pelampung jaring, bagian dari sampan dan lain-lain. Hal ini dikarenakan tanaman ini menghasilkan kayu yang ringan dan kurang awet.

Secara tradisional tanaman tersebut sudah dimanfaatkan sebagai obat herbal keracunan akibat makan kepiting atau yang sebangsanya. Caranya yakni dengan mengunyah akar kampis cina bersama buah pinang.

Sumber referensi:

Sumber gambar:

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *