Aceh: Bakjuk
Alosa: Pangguh
Batak Parpar: Pola
Batak Karo: Paula
Batak Toba: Agaton
Nias: Peto
Mentawa: Paula
Minangkabau: Biluluk
Lampung: Hanau
Jawa Tengah: Are
Madura: Aren
Bali: Hano
Sasak: Jemaka
Sumbawa: Pola
Bima: Nao
Sangor: Akele
Gorontalo: Waolo
Toli-toli: Pun arin
Toraja: Onau
Makasar: Inau
Bugis: Inau
Ternate: Seko
Tidore: Siho
Tanimbar: Tuna
Buru: Nawaroni
Botani
Sinonim: Arenga saccharifera Labil
Klasifikasi
Divisi: Spermatophyta Sub divisi: Angiospermae Kelas: Monocotyledonae Bangsa: Spadicitlorae Suku: Palmae Marga: Arenga Jenis: Arenga pinnata Merr
Ciri-ciri
Habitus: Pohon, tegak, tinggi 15-30 m Batang Bulat, diameter 65 cm, hijau kecoklatan
Daun: Berupa roset batang, berpelepah, tangkai 6-12 m, anak daun bentuk lanset, menyirip, pangkal membulat, ujung runcing, tepi rata, panjang 1,5 m, lebar 7 cm, tangkai pendek, hijau muda, hijau tua
Bunga: Majemuk, berkelamin tunggal, bentuk tongkol, di ketiak daun, panjang tangkai 2,5 m, bunga jantan dan betina menyatu pada tongkol, panjang 0,5-1,5m, bunga jantan panjang 1-1,25 cm, daun kelopak tiga, bulat telur, benang sari banyak, kepala sari bentuk jarum, bunga betina bulat, bakal buah tiga, putik tiga, putih, mahkota berbagi tiga, kuning keputih-putihan
Buah: Bulat peluru, ujung melengkung ke dalam atau rompang, diameter 3-5 cm, coklat
Biji: Bulat telur, hitam
Akar: Serabut, putih kekuningan
Kandungan Kimia
Akar aren mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.
Khasiat
Akar aren berkhasiat sebagai pelancar air seni dan peluruh haid. Getah hasil sadapan berkhasiat sebagai obat sariawan, urus-urus dan obat radang paru-paru. Untuk pelancar air seni dipakai 25 gram akar segar aren, dicuci, dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.