Habitus: Pohon, tinggi + 8 m.
Batang: Berkayu, bulat, bercabang, berbintik hitam, putih kotor.
Daun: Majemuk, panjang 20-60 cm, anak daun bulat telur, tepi rata, ujung berlekuk, menyirip ganjil, hijau.
Bunga: Majemuk, bentuk malai, letak di ketiak daun, panjang 10-30 cm, daun kelopak nijau, benang sari dan putik kecil, mahkota putih, putih.
Buah: Polong, panjang 20-45 cm, berisi 15-25 biji, coklat kehitaman.
Biji: Bulat, bersayap tiga, hitam.
Akar: Tunggang, putih kotor.
Kandungan Kimia
Akar, daun dan kulit batang kelor mengandung saponin dan polifenol.di samping itu kulit batangnya juga mengandung alkaloida dan daunnya juga mengandung minyak atsiri.
Khasiat
Akar kelor berkhasiat sebagai obat kejang, obat gusi berdarah, obat haid tidak teratur dan obat pusing. Daunnya berkhasiat sebagai obat sesak nafas, encok dan beri-beri, bijinya sebagai obat mual.
Untuk obat kejang dipakai ± 25 gram akar segar kelor, dicuci, ditambah 1/4 gram garam dan 1/4 gelas air, ditumbuk lalu diperas. Hasil perasan digosokkan pada bagian yang kejang.
Bunga krisan berkhasiat sebagai obat sakit bengkak pada mata dan untuk obat luka.
Kremi
Daun kremi berkhasiat sebagai obat sakit perut, untuk peluruh air seni, wasir dan rambut rontok.
Kremah
Batang bersama daun kremah berkhasiat sebagai obat perut mulas, berak darah dan obat pening kepala.
Krangkong
Daun, atau seluruh bagian tanaman krangkong dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan berkhasiat untuk anti nyeri, penurun panas dan peluruh air seni.