Habitus: Pohon, tinggi ± 20 m.
Batang: Tegak, bulat, berkayu, permukaan halus, percabangan simpodial, putih kehijauan.
Daun: Majemuk, lonjong, menyetrip ganjil, tersebar, pangkal runcing, ujung meruncing, pertulangan menyirip, tepi rata, panjang 5-8 cm, lebar 3-6 cm, hijau.
Bunga: Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun dan di ujung cabang, panjang 24-40 cm, kelopak panjang + 5 cm, ungu, benang sari delapan, kuning, mahkota empat sampai lima, lanset, putih kekuningan.
Buah: Buni, lonjong, berdaging, diameter ± 5 cm, berserat, hijau kekuningan.
Biji: Bulat, berserat kasar kasar, putih kekuningan.
Akar: Tunggang, coklat tua.
Kandungan Kimia
Daun, kulit batang dan kulit akar kedondong mengandung saponin, flavonoida dan tanin.
Khasiat
Kulit kayu kedondong berkhasiat sebagai obat disentri, dan daunnya untuk obat batuk.
Untuk obat disentri dipakai + 5 gram kulit kayu segar kedondong. dicuci lalu dipotong-potong, direbus dengan 2 gelas air selama 25 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Bunga krisan berkhasiat sebagai obat sakit bengkak pada mata dan untuk obat luka.
Kremi
Daun kremi berkhasiat sebagai obat sakit perut, untuk peluruh air seni, wasir dan rambut rontok.
Kremah
Batang bersama daun kremah berkhasiat sebagai obat perut mulas, berak darah dan obat pening kepala.
Krangkong
Daun, atau seluruh bagian tanaman krangkong dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan berkhasiat untuk anti nyeri, penurun panas dan peluruh air seni.