sumatera: Pohon merah, puring benggala
Jakarta: Denok
sunda: Kastuba, ki geulis
Jawa: Godong racun, Wit racun,racunan
Bali: Racun, kedapa
inggris: Poinsettia
china: Yi ping hong
Botani
Sinonim: Poinsettia pulcherrima R. Grah
Klasifikasi
Divisi: spermatophyta
Sub divisi: Magnoliophyta
Kelas: Dicotyledonae
Bangsa: Malpighiales
Suku: Euphorbiaceae
Marga: Euphorbia
Jenis Euphorbia pulcherrima Willd. Et Klotzsch
Ciri-ciri
Habitus: Perdu, tegak, tinggi + 1,5-4 m.
Batang: Berkayu, bercabang, bergetah, putih seperti susu.
Daun: Tunggal, letaknya tersebar, bulat telur(ovatus) sampai lonjong, dengan 2-4 lekukan, panjang 7-15 cm, lebar2,5-6 cm, ujung dan pangkal meruncing, pertulangan menyirip, bagian bawah berambut halus, tangkai panjang + 5-20 cm, merah ketika masih muda setelah tua hijau.
Bunga: Majemuk, bentuk malai rata atau bercabang menggarpu dalam susunan khas yang disebut cyathium, di ujung cabang, bentuk lanset, merah, tinggi + 1 cm, hijau dengan taju merah dan satu kelenjar besar pada sisinya kuning jingga, kelopak bentuk lonceng, mahkota kuning kemerah-merahan, tangkai sari merah jingga, kapala sari merah, putik dengan bakal buah beruang tiga warna merah.
Buah: Kotak, panjang 1,5 cm masih muda hijau setelah tua coklat.
Biji: Bulat, warna coklat.
Kandungan Kimia
Daun kastuba mengandung alkaloida, saponin, lemak, amylodextrin. Batang mengandung saponin, sulfur, lemak, amylodextrin, asam format, dan kanji.
Khasiat
Seluruh bagian tumbuhan, daun, bunga, getah, akar kastuba berkhasiat sebagai obat disentri, paru-paru, infeksi kulit, patah tulang, bengkak karena terpukul, luka luar, melancarkan haid dan melancarkan ASI,
Untuk obat yang diminum gunakan 10-15 g bahan yang di rebus,untuk pemakaian luka luar seperti radang kulit, erisipelas, luka berdarah, bengkak(memar), daun kastuba secukupnya lalu giling sampai halus, terapkan pada bagian yang sakit lalu balut, ganti2-3 kali sehari. Untuk melancarkan Asi, cuci bunga kastuba segar sebanyak 10 g, lalu rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas, saring lalu minum sehari 2 kali, masing-masing setengah gelas. Tanaman kastuba merupakan obat beracun, getahnya sangat iritatif, jika mengenai kulit sering menimbulkan lepuh kecil(vesikel). Jika digunakan sebagai obat untuk diminum, menyebabkan muntah dan diare, jangan melebihi dosis yang dianjurkan.
Bunga krisan berkhasiat sebagai obat sakit bengkak pada mata dan untuk obat luka.
Kremi
Daun kremi berkhasiat sebagai obat sakit perut, untuk peluruh air seni, wasir dan rambut rontok.
Kremah
Batang bersama daun kremah berkhasiat sebagai obat perut mulas, berak darah dan obat pening kepala.
Krangkong
Daun, atau seluruh bagian tanaman krangkong dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan berkhasiat untuk anti nyeri, penurun panas dan peluruh air seni.