Divisi: Spermatophyta
Sub divisi: Spermatophyta
Kelas: Dicotyledonae
Bangsa: Asterales
Suku: Asteraceae
Marga: Pluchea
Jenis: Pluchea indica Less
Ciri-ciri
Habitus: Perdu, tinggi 1-1,5 m
Batang: Berkayu, bulat, tegak, bercabang, masih muda ungu setelah tua putih kotor
Daun: Tunggal, bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, berbulu halus, panjang 3,8-6,4 cm, lebar 2-4 cm, pertulangan menyirip, hijau muda, hijau
Bunga: Majemuk, bentuk malai rata, mahkota lepas, putik bentuk jarum, panjang ± 6 mm, hitam kecoklatan, kepala sari ungu, kepala putik dua, putih, putih kekuningan
Buah: Kecil, keras, coklat
Biji: Kecil, coklat keputih-putihan
Akar: Tunggang, bercabang, putih kotor
Kandungan Kimia
Daun dan bunga beluntas mengandung saponin, flavonoida dan polivenol, di samping itu bunganya juga mengandung alkaloida.
Khasiat
Daun beluntas berkhasiat sebagai obat penurun panas, obat batuk dan penghilang bau keringat. Untuk obat penurun panas dipakai ± 100 gram daun segar beluntas, dicuci , dikukus hingga matang, dimakan sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.
Bunga krisan berkhasiat sebagai obat sakit bengkak pada mata dan untuk obat luka.
Kremi
Daun kremi berkhasiat sebagai obat sakit perut, untuk peluruh air seni, wasir dan rambut rontok.
Kremah
Batang bersama daun kremah berkhasiat sebagai obat perut mulas, berak darah dan obat pening kepala.
Krangkong
Daun, atau seluruh bagian tanaman krangkong dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan berkhasiat untuk anti nyeri, penurun panas dan peluruh air seni.